Harajuku

23

2 Februari 2011 oleh roby

harajuku gifHarajuku, sebuah gaya yang begitu populer diseluruh dunia, bahkan banyak anak muda alay yang seenak udelnya bilang kalau dia bergaya harajuku tanpa tau arti dan sejarah harajuku.

Harajuku adalah nama sebuah stasiun di distrik shibuya Tokyo. Di distrik ini banyak anak – anak muda yang berkumpul karena lokasi ini sangat strategis. Di sini ada pusat perbelanjaan, Gym, kafe, Taman, Depertement store, dan terletak di kawasan kuil meiji yang merupakan kuil bersejarah yang didedikasikan untuk mengenang Raja meiji dan Permaisurinya. Lalu apa sebenarnya gaya harajuku itu?harajuku girlsSejak tahun 1980 Di distrik shibuya stasiun JR Harajuku  merupakan tempat berkembangnya subkultur Takenoko zoku yaitu budaya menari dijalanan yang umumnya dilakukan oleh remaja putri yang menggunakan pakaian mencolok(warna – warni, style aneh). Mulai dari hal tersebut harajuku mulai ramai dikunjungi oleh anak muda di tokyo, mulai dari anak muda yang cuma nongkrong, main skate board, dan sebagainya. Anak muda yang nongkrong pada umumnya mengekspresikan dirinya melalui pakaian yang mencolok dan aneh, namun dari hal aneh inilah Distrik shibuya menjadi salah satu objek wisata nasional jepang yang menjadi tujuan wajib turis yang datang ke jepang.

Sejarah Harajuku(di kutip dari wikipedia)

Sebelum zaman Edo, Harajuku merupakan salah satu kota penginapan (juku) bagi orang yang bepergian melalui rute Jalan Utama Kamakura. Tokugawa Ieyasu menghadiahkan penguasaan Harajuku kepada ninja dari Provinsi Iga yang membantunya melarikan diri dari Sakai setelah terjadi Insiden Honnōji.

Di zaman Edo, kelompok ninja dari Iga mendirikan markas di Harajuku untuk melindungi kota Edo karena letaknya yang strategis di bagian selatan Jalan Utama Kōshū. Selain ninja, samurai kelas Bakushin juga memilih untuk bertempat tinggal di Harajuku. Petani menanam padi di daerah tepi Sungai Shibuya, dan menggunakan kincir air untuk menggiling padi atau membuat tepung.

Di zaman Meiji, Harajuku dibangun sebagai kawasan penting yang menghubungkan kota Tokyo dengan wilayah sekelilingnya. Pada tahun 1906, Stasiun JR Harajuku dibuka sebagai bagian dari perluasan jalur kereta api Yamanote. Setelah itu, Omotesando (jalan utama ke kuil) dibangun pada tahun 1919 setelah Kuil Meiji didirikan.

Setelah dibukanya berbagai department store pada tahun 1970-an, Harajuku menjadi pusat busana. Kawasan ini menjadi terkenal di seluruh Jepang setelah diliput majalah fesyen seperti Anan dan non-no. Pada waktu itu, kelompok gadis-gadis yang disebut Annon-zoku sering dijumpai berjalan-jalan di kawasan Harajuku. Gaya busana mereka meniru busana yang dikenakan model majalah Anan dan non-no.

Sekitar tahun 1980-an, Jalan Takeshita menjadi ramai karena orang ingin melihat Takenoko-zoku yang berdandan aneh dan menari di jalanan. Setelah ditetapkan sebagai kawasan khusus pejalan kaki, Harajuku menjadi tempat berkumpul favorit anak-anak muda. Setelah Harajuku makin ramai, butik yang menjual barang dari merek-merek terkenal mulai bermunculan di Omotesando sekitar tahun 1990-an

Beberapa orang di Indonesia mengartikan harajuku sebagai gaya semau gue dan bebas berekspresi. Pengertian ini tidaklah salah, karena kenyataannya memang seperti itu. Kita bisa lihat pada event – event jepang di Indonesia, seperti Cosplay, Jfest dan sebagainya. Di Event tersebut para peserta bergaya sesuai keinginan mereka atau mengikuti gaya idola mereka.

 

About these ads

23 thoughts on “Harajuku

  1. apin mengatakan:

    kalo aku apa ya dandanannya?
    javajuku *ngawur*
    :p

  2. langit mengatakan:

    saya malah baru tau nih gan apa itu harajuku…

  3. wien mengatakan:

    baru tau juga saya…kirain ga ada sejarahnya :)

  4. teguhsasmitosdp1 mengatakan:

    pengetahuan baru bagi saya nih sobat,..salam

  5. bayuputrabio mengatakan:

    kalau di ampah pakaian seperti haja juku yang ada malah dianggap sama seperti GOEL …

  6. Putrie mengatakan:

    Siip lah, Harajuku versi ku itu cara mengekspresikan tokoh jepang fav mereka semirip mungkin.,. kaya d cosplay kemaren., hehehe

  7. Firaun NgebLoG mengatakan:

    baru tau nich sejarahnya harajuku :D
    MAKasih atas infonya…

  8. sedjatee mengatakan:

    saya sempat mengunjungi acara festival busana di harajuku
    anak2 muda tokyo tampil dengan busana n dandanan yang norak-norak…
    boleh dikata, disanalah pusat mode dan dunia gaulnya tokyo
    keren ulasannnya, Sob
    salam sukses..

    sedj

  9. andinoeg mengatakan:

    gak tau nama model rambutku

  10. lyna riyanto mengatakan:

    memang menarik cara mereka mengekspresikan diri
    dari sisi positip sangat kreatif, tentunya jika anak muda kita meniru hal tersebut alangkah baiknya jika dilihat dulu apakah sesuai dengan norma hidup bangsa Indonesia

    Pasti bisa lebih menarik jika ada sebuah harajuku versi Ampah…dengan memonjolkan modifikasi yang dimabil dari budaya tradisional Ampah…pasti keren ya :)

  11. ade mengatakan:

    pengen juga ah kapan2 gaya harajuku…..
    hehehhehehehhe

  12. anugrha13 mengatakan:

    saya suka liat dandanan harajuku…kadang ngiri juga…tapi klo dipake di saya pantas ga yah??xixixi

  13. tiny mengatakan:

    good job rob,,kls XII yg lg qu kasih tgs ttg harajuku akan sngt terbantu dgn ini.

  14. jefarya mengatakan:

    aku bingung klo msalah style jepang…… ada lagi yg namanya visual kei tu……. yg seperti apa??

    banner kam tu gratis kah ROB??..

  15. mahesa jenar mengatakan:

    …Tapi keren2 c gan harajuku itu…cwe2’a apalagi *loch…

    Tapi sayang’a anak muda di negara qta malah yg kadang salah mengartikan…d jepang c pake baju apa adj cocok wong kulit’a putih…nah qta????apa ƍäª di bilang maksain….=))º°˚°º=))нåнåнå=))º°˚°º=))

    Sayang banget adj…imho ya om

  16. shizuka satsuki mengatakan:

    faktor perubahan pada harajuku itu ap ya?
    saya ada tugas nihon bunka nih

  17. ramdan mengatakan:

    harajuku is my live

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

10 tahun Bartim Membangun
10th bartim

Komunitas blogger ampah

RSS artikel.ha-za.info

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.060 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: